Gone ...   
Posted on Wednesday, February 8, 2012 @ 4:08 AM with 0 comments

Assalamu'alaikum ...

Tadi, di sekolah aku gak ada guru sekitar dua jam-an lah ... aku bingung ... gak tau mau ngapain, anak kelas satu pada belajar IPA. Gak ada yang bisa di ajak ngomong, lagian anak kelas atas gak terlalu dekat sama anak kelas bawah[?] jadi, aku akrabnya cuma sama anak kelas atas, alias anak yang agak suka dengan hal-hal yang berbau korea gitu ...

So, aku iseng-iseng aja gambar-gambar di buku tulisku. Setelah, aku bosann menggambar ... aku beralih kedunia tulis-menulis, nah, aku ambil kertas kosong, terus aku nulis cerita singkat. Pas kira-kira dipertengahan, aku lupa mau nulis cerita tentang apa )': , aku berhenti ... berusaha untuk mengingat-ingat tujuan aku menulis tadi.

Setelah lama berpikir, akhirnya aku gak berhasil mengingat ide-ku yang tadi itu. Ini adalah cerita yang aku tulis tadi itu, kalau ada yang tahu lanjutan cerita yang pas buat cerita ini, silahkan idenya di transfer saja [?] ;

Hari ini ... adalah hari paling buruk dari hari-hari sebelumnya yang telah ku lewati.

Hari ini, hari pertama aku masuk ke sekolah ini, atau, bisa juga di bilang aku adalah seorang murid baru. Namun,dari pelajaran pertama hingga waktu istirahat ini, tak ada seorangpun yang mengajakku bicara atau hanya sekedar menyapaku.

Sekarang, anak-anak yang lainnya sedang menghabiskan waktu istirahatnya untuk berbelanja di kantin sekolah. Sedangkan aku? aku hanya menyendiri di pojok kelas sambil memakan bekalku. Aku tak berniat sama sekali untuk ke kantin, kalau saja aku ke kantin, pasti aku hanya kebingungan mencari teman untuk di ajak berbicara.

Bekalku habis tepat saat bel masuk berbunyi. Seluruh murid mulai memasuki kelas mereka masing masing. Aku segera merapikan temapat dudukku. Aku duduk berdampingan dengan seorang anak perempuan yang sangat manis, mungkin dia bernama Lilyan.

Seorang guru perempuan masuk ke dalam kelas dengan mendekap buku Bahasa Indonesia, sebelum duduk di tempat duduknya, ia terlebih dahulu melihat sekeliling kelas, tiba-tiba ... tatapannya berhenti pada diriku. Dia tersenyum kemudian mengisyaratkan agar aku maju kedepan.
Akupun segera berjalan menuju depan kelas .... [sebagiantekshilang] ....

Okay ... itu cerita yang tadi aku tulis, kata-katanya berantakan. Sekarang, aku tak ingin peduli lagi dengan 'tragedi' hilangnya ideku itu ...

Labels: ,

Template by qsstory. Source of cherrybam and TFN.