Assalamu'alikum, hello ... NFM biasa dipanggil fida. Seorang perempuan yang baru saja mulai menyukai hidupnya, sangat takut kehilangan sahabatnya, ingin punya banyak teman. Hobi membaca, mengarang, menggambar, kadang juga dengerin musik. Tapi, kalau musik lebih suka yang accoustic B). Thank's ~
| |
Sejarah April Mop
Posted on Saturday, March 31, 2012
Assalamu'alikum ...Aku gak tahu, ini benar atau cuma boongan saja ._.v, skifo ... Perayaan April Mop yang selalu diakhiri dengan kegembiraan dan kepuasan itu sesungguhnya berawal dari suatu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan. April Mop berawal dari suatu episode sejarah muslim spanyol di tahun 1487 atau bertepatan dengan 892 H. Sebelum sampai pada tragedi tersebut, ada baiknya menengok sejarah Spanyol dahulu ketika masih dibawah kekuasaan islam. Sejak dibebaskan islam pada abad ke-8 M oleh panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi suatu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak hanya berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan menuju Prancis. Islam telah menerangi Spanyol. Karena sikap penguasa Islam begitu baim dan rendah hati, maka banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus memeluk Islam, namun mereka sungguh-sungguh mempraktekkan kehidupan secara Islami. Mereka tidak hanya membaca Al-Qur'an tapi juga bertingkah laku seperti isi Al-Qur'an. Keadaan tentram seperti itu berlangsung selama enam abad. Selama itu pulah kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tan kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun mereka selalu gagal. Dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam di Spanyol. Akhirnya mata-mata itu menemukan cara untuk menaklukkan Islam di Spanyol, yakni pertama-tama harus melemahkan iman mereka dulu dengan jalan serangan pemikiran dan budaya. Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirim alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan agar mereka bernyanyi dan tidak membaca Al-Qur'an. Mereka juga mengirim beberapa ulama palsu. Lama-kelamaan upaya ini berhasil. Akhirnya Spanyol jatuh dan dikuasai pasukan salib. Penyerangan pasukan salib benar-benar dilakukan secara kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya umat Islam yang dibantai tapi, penduduk sipil, anak-anak, orang-orang tua, semuanya dihabisi secara sadis. Ketika jalan-jalan sudah sepi , tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan darah, tentara salib mengetahi bahwa banyak Musilm Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar dari Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka. Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Beberapa orang Islam diperbolehkan melihat kapal-kapal yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah melihat benar-benar ada kapal, maka mereka bersiap-siap untuk pergi berlayar. Keesokan harinya, ribuan penduduk Muslim Granada yang keluar dari rumah-rumahnya dengan membawa seluruh barang-barang keperluannya beriringan jalan menuju pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai tentara salib bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumahnya. Setelah ribuan Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara salib menggeledah rumah rumah yang yang telah ditinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika tentara salib itu membakari rumah-rumah tersebut bersama orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya. Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan hanya bisa terpanah ketika tentara salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri atas perempuan dan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang tentara salib itu telah mengepung mereka dengan pedang terhunus. Dengan satu teriakan dari pemimpinnya , ribuan tentara salib itu segera membantai dan menghabisi umat Islam Spanyol tanpa perasaan belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Dengan buas tentara salib terus membunuhi warga sipil yang sama sekali tak berdaya. Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis di bunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana, laut yang berwarna biru berubah menjadi warna merah kehitam-hitaman. tragedi ini bertepatan pada tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia kristen sebagai April Mop (The Aprils Fool Day). Jadi, sebaiknya kita sebagai umat muslim tidak merayakan atau mempringati tradisi ini. Karena kalau kita ikut memperingati April Mop, sama saja kita ikut bergembira dan tertawa atas tragedi itu. Siapa saja umat Muslim yang ikut merayakannya, maka mereka ikut merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, beberapa abad silam. source: x | |